Belajar Membuat Resensi Buku




Pernahkah terlintas setelah memakan buku – membaca -, kamu akan mengulasnya. membuat resensi atau memberikan pendapat terhadap buku yang kamu baca. Mempengaruhi teman-temanmu untuk memakan buku juga Kalau jawaban kamu ya, berarti kamu termasuk salah satu orang yang tidak hanya memakan buku, tapi juga menikmatinya. Mungkin kita juga akan mulai menuliskan resensi buku itu pada blog atau media sosial yang dimiliki.


Ya, terkadang pesan dan kesan dari buku yang kita makan sering membuat kenangan yang indah. Sayang untuk dilewatkan begitu saja. Terlebih lagi jika buku itu, berhasil mempengaruhi sudut pandang kita. Istilah keren sekarang ‘Baper’ – Bawa perasaan/perubahan -. Hahaha, memang benar juga, kadang buku yang bagus, akan membuat kita tersentuh, kemudian dengat tekat yang kuat kita akan berteriak lantang. Aku ingin seperti dia. atau ceritanya sangat bagus, mirip kehidupanku saat ini, aku tersentuh. Hehehe, aku juga sering seperti itu. Dan bahkan aku sering berpikir ingin bisa menulis seperti para penulis itu.

Tapi, setelah kita memakan buku, kita ingin mengulasnya dan kita tak tahu apa yang akan kita ulas. Sama, aku juga merasa seperti itu. Saat mulai memakan buku, aku bertekat untuk segera menghabiskannya dan menulis ulasan tentang buku itu. Nyatanya, tidak semudah yang kita bayangkan. Kita tak tahu harus memulai dari mana dan apa yang akan kita tulis. Ujung-ujungnya, buku itu hanya kita makan saja.

Di sini aku tidak akan memberikan Trik atau Tip yang baik dalam me-Review, Membuat Resensi atau apapun itu istilahnya. Karena aku sendiri tidak paham dengan hal itu. Aku hanya ingin berbagi masalahku. Hehehe,


Di saat aku kesulitan dalam membuat resensi, maka yang aku lakukan adalah menulis dan menulis. Menulis apapun yang aku dapatkan dari buku itu. Menulis apa yang ada dikepalaku saat itu. Apa yang ingin aku tulis, apa yang ingin aku sampaikan. Aku tulis saja, tanpa mematuhi pakem-pakem penulisan resensi. Tanpa rasa takut, bahwa tulisan yang aku tulis jelek. Aku biarkan apa yang ada di dalam otakku mengalir begitu saja. Kita punya kebebasan untuk menyampaikan pendapat. Kita bebas mengapresiasikan perasaan kita.

Ya, lebih bagus lagi kita harus berpedoman pada tata bahasa dan aturan. Karena apa yang kita tulis akan bernilai dan berkualitas. Seorang pemakan buku akan senang jika berhasil melahap habis isi buku dan memberikan pandangan-pandangan hebat yang telah di dapatnya.

Jadi, mulailah menulis tanpa rasa takut, tulislah apa yang ingin kamu tulis.

Aku di sini masih dalam tahap belajar juga. Maka aku akan memberikan sedikit gambaran cara meresensi buku yang baik dan benar.
1.   Membaca buku.
Jadi yang pertama harus kita lakukan adalah memakan buku terlebih dahulu, buku apa yang akan kita tulis resensinya dan mempertimbangkannya. Misalnya menentukan genre buku yang akan diresensi, apakah termasuk buku Fiksi seperti novel, antologi, kumpulan cerpen, puisi dan lain-lain. Atau buku Non Fiksi seperti buku pelajaran, buku-buku tentang sejarah dan agama.
Terkadang aku juga sedikit binggung menentukan genre yang akan aku resensi. Yang aku tahu Cuma Fiksi dan Nonfiksi. Kalau novel ya jelas Fiksi. Novel juga terbagi menjadi beberapa genre misal, novel remaja, novel misteri, novel anak dan lain-lain. Jika di jabarkan juga akan panjang.
Kita bisa membuat resensi ya, harus memakan bukunya terlebih dahulu.
2.   Menuliskan informasi atau data buku
Setelah kita makan buku, maka selanjutnya adalah menuliskan informasi buku tersebut. Informasi buku di sini meliputi Judul Buku, Penulis, Penerbit, Tahun Terbit, Cetakan, Tebal Buku, ISBN, atau Harga Buku.
Ini penting ya, kalau kita tidak tahu judul buku yang kita baca, siapa penulisnya. Bagaimana bisa kita meresensinya. Pasti lucu dan aneh. Hehehe ..., Jadi, informasi buku itu wajib kita ketahui.
3.   Menuliskan point-point buku.
Selanjutnya adalah menuliskan apa saja yang kita dapat saat memakan buku. Semisal kutipan-kutipan kalimat yang kita anggap bagus, mengesankan dan kita anggap penting. Menuliskan kembali gambaran cerita atau membahas pesan yang di sampaikan oleh buku itu. Bagian ini sedikit sulit, terkadang kita tidak tahu point penting dari buku yang kita baca.
4.   Menulis isi Resensi
Bagian ini, tulislah pandangan tentang buku yang telah habis dibahas. Apakah buku ini baik atau tidak. Tulis kelebihan dan kekurangan buku. Ceritakan juga tentang plot, sudut pandang dan alur cerita. Dengan bahasa yang lugas dan baik tentunya. Jangan asal memberikan komentar, bisa-bisa si penulis buku bisa tersinggung. Setiap orang punya pendapat yang berbeda terhadap sebuah buku. Jadi tulislah dengan bahasa yang sopan. Hehehe, kita juga tidak maukan tiba-tiba menulis sebebas-bebasnya tapi tidak berbobot.
5.   Menulis kesimpulan dan saran
Bagian akhir resensi, sebaiknya kita tuliskan kesimpulan dan saran. Apakah buku itu layak dimakan atau tidak. Bagus atau tidak, terkadang kita juga bisa memberikan nilai di bagian ini.

Ok, itu tadi adalah beberapa langkah dalam membuat resensi yang telah aku rangkum dari beberapa sumber. Hehehe,



Jadi mulailah menulis. Jangan takut dan berusahalah. Hahaha, meskipun tidak berpatokan pada aturan-aturan yang ada. Sampaikan pendapatmu dengan baik.

Semoga bermanfaat ...











P.s disini aku akan mengunakan istilah memakan buku untuk menganti membaca, karena aku adalah pemakan buku.

Komentar

Popular Posts